Gagah mungkin sebuah kesepakatan antara individu manusia untuk lebih cepat mengetahui bahwa Gagah itu mungkin Besar, tinggi, kuat bahkan bisa di katakan cocok buat orang yang pantas menyandang nya. itulah idiom-idiom yang beredar di masyarakat dan menjadi kesepakatan yang luas, kami ajak anda semua untuk menyimak perihal-perihal berikut ini.
_Daur 12_
Gagah dan Ikhlas Berhijrah
“Mbah Sot kemudian mengobrol panjang dengan anak-anak muda yang gagah perkasa itu, dan sesudahnya mereka berteman sangat akrab. Bahkan mereka hadir di beberapa tempat di mana Mbah Sot mengobrol dengan cucu-cucunya Mujahidin. Dua kalangan ini menjadi tersambung dan bersahabat, padahal bertahun-tahun sebelumnya mereka dipisahkan jauh oleh kondisi batin di antara mereka”
Kata Brakodin, ketika menceritakan itu Mbah Sot menyebut dua ayat yang menyangkut anak-anak muda tiang-tiang masa depan Negara itu. Yang pertama, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” [1] (Ar-Ro’d: 11).
Kedua, ”Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.” [2] (An-Nahl: 41). Gaya Iqra`nya Mbah Sot seperti Ustadz.
Mbah Sot, kata Brakodin, sangat bangga kepada Kaum Muda Mujahidin itu seluruhnya. Sebab mereka sudah membuktikan secara nyata dan penuh keberanian untuk mengubah nasib mereka. Mbah Sot mendoakan semoga Allah tidak menghendaki keburukan apapun atas hidup mereka yang penuh pengorbanan itu.
Bahkan dalam banyak segi, Mbah Sot menemukan dan membuktikan dengan mata, telinga, hati, dan akalnya sendiri bahwa berkat keikhlasan hijrah mereka, sejauh ini Allah benar-benar memberikan “tempat yang bagus” kepada mereka.
Note
[1]
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
[2]
وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.
Memang begitu asyik dan menyenangkan menggali ilmu-ilmu untuk bekal kita yang lebih baik ke depan dan tidak lupa gunakan akal fikiran dan hati kita untuk mengelola kembali informasi-informasi yang kita dapat setiap harinya, agar semakin yakin dan melangkah lebih baik. demikian ulasan atau uraian yang dapat kita sampaikan, semoga kita selalu mendapat hidayah dari allah Swt setiap harinya. dan menjadikan hati kita lebih bersih, fikiran lebih cerdas dan penuh rasa syukur, demikian dan semoga bermanfaat bagi kita dan manusia luas lain nya.
Sumber : Emha Ainun Nadjib Dan Caknun.com
_Daur 12_
Gagah dan Ikhlas Berhijrah
“Mbah Sot kemudian mengobrol panjang dengan anak-anak muda yang gagah perkasa itu, dan sesudahnya mereka berteman sangat akrab. Bahkan mereka hadir di beberapa tempat di mana Mbah Sot mengobrol dengan cucu-cucunya Mujahidin. Dua kalangan ini menjadi tersambung dan bersahabat, padahal bertahun-tahun sebelumnya mereka dipisahkan jauh oleh kondisi batin di antara mereka”
Kata Brakodin, ketika menceritakan itu Mbah Sot menyebut dua ayat yang menyangkut anak-anak muda tiang-tiang masa depan Negara itu. Yang pertama, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” [1] (Ar-Ro’d: 11).
Kedua, ”Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.” [2] (An-Nahl: 41). Gaya Iqra`nya Mbah Sot seperti Ustadz.
Mbah Sot, kata Brakodin, sangat bangga kepada Kaum Muda Mujahidin itu seluruhnya. Sebab mereka sudah membuktikan secara nyata dan penuh keberanian untuk mengubah nasib mereka. Mbah Sot mendoakan semoga Allah tidak menghendaki keburukan apapun atas hidup mereka yang penuh pengorbanan itu.
Bahkan dalam banyak segi, Mbah Sot menemukan dan membuktikan dengan mata, telinga, hati, dan akalnya sendiri bahwa berkat keikhlasan hijrah mereka, sejauh ini Allah benar-benar memberikan “tempat yang bagus” kepada mereka.
Note
[1]
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
[2]
وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.
Memang begitu asyik dan menyenangkan menggali ilmu-ilmu untuk bekal kita yang lebih baik ke depan dan tidak lupa gunakan akal fikiran dan hati kita untuk mengelola kembali informasi-informasi yang kita dapat setiap harinya, agar semakin yakin dan melangkah lebih baik. demikian ulasan atau uraian yang dapat kita sampaikan, semoga kita selalu mendapat hidayah dari allah Swt setiap harinya. dan menjadikan hati kita lebih bersih, fikiran lebih cerdas dan penuh rasa syukur, demikian dan semoga bermanfaat bagi kita dan manusia luas lain nya.
Sumber : Emha Ainun Nadjib Dan Caknun.com
Gagah dan Ikhlas Berhijrah
4/
5
Oleh
Unknown
