Kamis, 07 Desember 2017

Dilindungi Majikan Kafir

Sebegitu luas media belajar kita di dunia ini, allah Swt menciptakan apapun di dunia untuk hambanya kita bisa belajar banyak dari sekian banyak yang Aallh ciptakan. kita bisa belajar dari air yang mengalir arti dari rendah hati, sikap maupun sifat jujur, dan kita bisa juga belajar dari Laut tentang arti keluasaan dalam hidup. bahkan laut mampu menampung beribu-ribu hal yang baik, buruk, apapun yang bisa di katakan manusia sangat mengagnggu laju kehidupan nya, laut juga mampu menampung mutiara yang berlipat-lipat keindahan nya. hidup ini sangat begitu luas. hidup ini sebuah anugerah bukan beban yang menimpa, hanya saja kita di suruh untuk belajar secara terus-menerus tanpa henti agar menemukan makna betapa hidup itu sangat indah dan menyenangkan.

Dilindungi Majikan Kafir

_Daur 6_
Dilindungi Majikan Kafir

“Kok bisa mereka dibutuhkan dan dilindungi oleh Perusahaannya?”

“Ada beberapa sebab yang sangat mendasar”, jawab Brakodin, “Pertama, mereka sangat cepat belajar mengerjakan sesuatu yang diperlukan, meskipun mereka tidak punya latar belakang pendidikan yang sesuai dengan tugas pekerjaannya. Secara alamiah dan otodidak mereka adalah putra dari bangsa yang memang terampil dan punya pengalaman peradaban yang panjang dan tua”.

Semua mendengarkan dengan seksama. Jitul nyeletuk, “Para buruh Muslim dilindungi oleh Majikan-majikan Kafir ya Pakde….”

“Jangan usil dulu”, kata Brakodin, “Kedua, karena etos kerja mereka berbeda dengan para pekerja dari Negara-negara lain. Mereka tidak hanya sangat rajin bekerja, tapi juga dalam keadaan darurat, mereka mau dan ikhlas mengerjakan pekerjaan lain yang sebenarnya bukan bagiannya, tanpa menuntut imbalan. Perusahaan mana yang tidak riang gembira oleh karakter seperti itu?”

“Ketiga, sebagai manusia, mereka jauh lebih ramah, banyak tersenyum, pandai bergurau, dibanding para pekerja dari Negara-negara lain. Mereka adalah pekerja favorit di Negeri itu. Sesudah mereka baru anak-anak Vietnam, Filipina, India, Bangladesh, Dagestan, Azerbaijan, dan lain-lain. Kalau 50 ribu Mujahidin itu pergi dari Negeri itu, akan terjadi guncangan serius pada perekonomian mereka”.

“Mereka seolah-olah diajari langsung oleh Tuhan”, Tarmihim menyambung, “seolah-olah mereka mengalami langsung ‘allamal insana ma lam ya’lam….”. (1) (Al-’Alaq  5).

Jitul memotong, “Lho kok Pakde Tarmihim ikut-ikut menafsirkan. Seperti sudah khatam Iqra` saja. Nanti sesat lho Pakde….”.

Note
(1)

عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

demikian pemaparan dan hal-hal yang dapat kita sampaikan dalam pembahasan kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua dan menambah wawasan kita lebih dalam lagi dan lagi, jangan takut untuk terus belajar, belajar dan terus belajar agar hidup kita tidak ter seok-seok menjalaninya. banyak sekali pilihan dalam hidup kita dan akan bawa ke mana nasib-nasib ke depan kita. belajar dari masa lau untuk masa depan, sekian dan terima kasih salam hangat buat semuanya, tetaplah semangat.


Sumber : Emha Ainun Nadjib Dan Caknun.com

Related Posts

Dilindungi Majikan Kafir
4/ 5
Oleh